Melapornya korban Mapolsek Puger,
menyusul luka serius di tangan kanannya akibat menangkis serangan pisau
Andrik yang sedang dalam pengaruh minuman keras. “Pisau itu mengarah ke
dada saya, untung saja saya tangkis, jadi tangan saya yang terluka,”
terangnya.
Sri Sundari, keponakan korban
menjelaskan, kejadian bermula saat Suparmi sedang meracik rujak di
warung depan rumahnya. Saat itu, pelaku sedang berada di warung tersebut
bersama salah seorang temannya.
Karena sesuatu hal, kata Sri, Suparmi
menegur salah seorang teman pelaku. Andri yang tidak terima atas
perlakuan Suparmi kepada temannya, tiba-tiba saja membentak Suparmi.
“Sambil mengancam akan membunuhnya (Suparmi, red),” terang Sri.
Sambil marah-marah dan mengancam akan
membunuh korban, lanjut Sri, tiba-tiba Andrik menuju kerumahnya yang
hanya berjarak tiga rumah dari warung korban. Ternyata saat kembali ke
warung, Andrik sudah membawa pisau. “Sepertinya saat pulang, dia (Andri,
red) sengaja mengambil pisau dari rumahnya,” tambah Sri.
Tanpa disangka, Andrik yang nampak
terhuyung saat berjalan akibat minuman keras itu langsung menghunuskan
pisau tersebut ke arah korban. Rasa kaget bercampur takut, korban pun
spontan menangkis serangan pisau pelaku dengan tangannya. Walau serangan
pelaku gagal, namun tangan kanan korban mengalami luka serius setelah
menangkis serangan pelaku.
Di lingkungan Dusun Mandaran, Andrik
terkenal sebagai orang yang ganas dan pemabuk. Bahkan, para tetangga
yang waktu itu sempat menyaksikan ulah pelaku pada korban, hanya memilih
diam karena merasa takut dengan pelaku. Karenanya para tetangga tidak
ada yang berani mendekat.
“Dia baru saja keluar dari penjara.
Sekitar dua minggu yang lalu,” terang Sri. Sementara itu, usai menyerang
korban, hingga tangan korban berdarah-darah, pelaku ternyata langsung
kabur entah kemana.
Walau laporannya sudah rampung, Suparmi
terlihat enggan pulang kerumahnya. Dia mengaku takut, jangan-jangan
pelaku mendatanginya lagi dan berbuat jahat. “Ya kalau di sini saya
masih aman. Bagaimana nanti malam atau kapanpun, jika tidak segera
ditangkap, kan bisa saja datang lagi untuk menyerang saya kembali,”
terangnya.
Kondisi itu, membuat petugas Polsek
Puger bergegas melacak keberadaan pelaku yang diketahui langsung kabur
usai melukai tangan korban. Selain itu, sepak terjang pelaku dinilai
cukup membahayakan. Karena dalam catatan kriminalnya, pelaku merupakan
residivis kambuhan yang berkali-kali masuk penjara dengan berbagai
kasus. (tim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar