Informasi dari lokasi kejadian, angin
puting beliung yang diawali dengan hujan deras tersebut, juga
menumbangkan puluhan pohon yang ada di kawasan tersebut. Kerusakan
terparah akibat terjangan putting beliung, menurut sumber informasi
terjadi di seputaran pasar Agropolitan, Senduro.
"Ada 15 bangunan yang rusak dan puluhan
pohon tumbang akibat terjangan angin puting beliung siang tadi Mas,"
terang Rochani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Lumajang ketika dihubungi.
Dijelaskan, 15 bangunan yang rusak
parah, termasuk puluhan rumah warga dan gedung SMP 1 Senduro. "Gedung
SMP Negeri 1 Senduro ikut rusak, sebagian ruangan kelas ambruk dan pagar
sekolah roboh," jelasnya.
Pasca kejadian, bersama dengan Tim dari
BPBD Lumajang, menyusul kemudian sejumlah relawan dan pihak Muspika
Kecamatan Senduro, Rochani langsung menuju lokasi guna melakukan
pendataan. Sampai di lokasi pun, disampaikan oleh Rochani, Hujan masih
turun disertai angin kencang.
"Ini masih didata sementara, bisa saja
bertambah karena hujan masih turun disertai angin," kata Rochani yang
turun langsung ke lokasi memimpin timnya.
Relawan LPBI NU Lumajang, Siti
Sulhunaini yang juga berada di lokasi mengabarkan, terjangan angin
putting beliung di kawasan Kecamatan Senduro ini adalah yang kedua
kalinya. Seperti kejadian sebelumnya, terjangan putting beliung kali ini
juga merusak sejumlah bangunan, dan menumbangkan puluhan pohon. (yn)